Resolusi untuk 2015 yang Lebih Baik

    Hari berganti hari, tahun berganti tahun begitu cepat kita lewati. 2014 berakhir tanpa bisa kita menahan. Kenangan-kenangan yang masih lekat dalam ingatan, pencapaian-pencapaian yang di luar dugaan, kegagalan-kegagalan yang sempat menjatuhkan, suka, duka, senang, sedih dan semua emosi yang pernah terluapkan, tanpa kita sadari, telah menjadikan kita manusia yang terus belajar dari hari ke hari.


   Berada di awal 2015 ini, terkadang, membuat kita teringat dengan kesalahan-kesalahan yang pernah kita perbuat di tahun lalu. Penyesalan-penyesalan pun mulai bermunculan. Namun, kita tidak boleh larut dalam penyesalan. Dunia masih terus berputar dan hidup harus tetap berjalan. Lupakan semua kegagalan dan kegalauan di tahun lalu. Kini, saatnya kita melangkah menuju 2015 yang lebih baik. Mari kita buka lembaran baru dan mulai mengisinya dengan hal-hal yang menuntut kita untuk terus berbuat baik ke depannya. Sehingga, di akhir tahun nanti, tidak ada lagi yang harus kita sesali.
   Berbicara mengenai tahun baru, rasanya tidak lengkap jika tidak dibarengi dengan semangat baru, harapan baru, juga mimpi-mimpi baru. Setiap orang yang ingin hidupnya lebih baik, pasti memiliki mimpi. Termasuk saya. Saya tumbuh dan hidup bersama sejuta mimpi. Dan saya ingin semua mimpi saya bisa berubah menjadi kenyataan. Namun, saya tahu, semuanya membutuhkan proses. Harus ada perjuangan dan pengorbanan untuk bisa mewujudkan semuanya. Di samping itu, agar bisa lebih fokus, saya juga harus bisa mengurutkan mimpi yang mana yang harus saya capai terlebih dahulu. Untuk itu, saya menargetkaan beberapa keinginan saya yang harus terwujud di tahun ini.
   Pertama, saya ingin bisa lulus SBMPTN tahun ini dan menjadi mahasiswa School of Bussiness and Management (SBM) ITB. Sekolah ini adalah salah satu fakultas yang memiliki cukup banyak peminat. Sehingga tingkat kesulitan untuk bisa lolos pun cukup tinggi. Namun, berbekal mimpi yang kuat untuk menjadi seorang entrepreneur, saya yakin saya pasti bisa lolos. Saya akan belajar lebih giat lagi demi mewujudkan mimpi saya ini.
   Kedua, saya ingin mulai merintis usaha di bidang fashion. Saya menargetkan, tahun ini, saya harus sudah memiliki label sendiri dan membuka satu butik di daerah Bandung.
   Ketiga, saya ingin menegaskan diri saya sebagai seorang penulis dengan terus menelurkan karya. Tahun ini, saya memberanikan diri saya untuk menargetkan satu naskah novel saya bisa diterima penerbit dan cerpen-cerpen saya bisa dimuat di berbagai media. Selain itu, saya juga ingin di tahun ini saya bisa menjadi pemenang dari berbagai perlombaan menulis.
   Mungkin, kelihatannya, terlalu berani memasang target seperti di atas. Namun, saya yakin, dengan memasang target begini, setidaknya, saya akan tertuntut untuk memperjuangkannya. Dengan memasang target begini, saya jadi tahu apa saja yang harus saya lakukan di tahun ini. Saya tidak mau satu detik pun terbuang sia-sia dan menghasilkan penyesalan-penyesalan baru.
   Semoga, ketiga target saya bisa tercapai di tahun ini. Semoga tidak ada lagi malas-malasan, bad mood, dan waktu yang terbuang begitu saja. Semangat untuk 2015 yang lebih baik. Yes I Can!!!

Blog yang Terabaikan

    Halloooooo 2015…!!!
   Tak terasa, 2014 sudah berakhir. Padahal, masih banyak sekali yang ingin saya lakukan di tahun yang sudah lewat itu. Masih banyak mimpi yang belum tercapai, rencana yang belum terlaksana dan janji yang belum ditepati. Termasuk janji saya kepada diri sendiri untuk blog ini di pertengahan 2014 lalu. Janji yang hanya saya ucapkan dan tak pernah terealisasi dengan baik.
   Saat itu, saya sempat berjanji untuk mulai menulis di blog ini secara rutin. Saya ingin melatih kemampuan menulis saya dengan cara membiasakan diri untuk terus menulis setiap hari. Tentang apapun itu. Penting atau tidak penting, yang pasti, saya harus menulis. Tapi, pada kenyataannya, susah sekali untuk bisa menjadi istiqomah. Saking susahnya, di tahun 2014 lalu, blog ini hanya terisi oleh dua postingan.
   Terkadang, saya merasa malu sendiri jika melihat blog orang yang sudah memiliki banyak tulisan sejak bertahun-tahun yang lalu. Sedangkan blog saya sendiri masih kosong melompong begini. Padahal, sebenarnya, jika saya rajin, blog ini juga pasti sudah penuh. Karena, saya memiliki akun blogger ini sejak 2012 silam. Namun, ya begitulah, saya masih kurang percaya diri untuk menulis. Saya  masih bingung apa yang harus saya tulis. Dan faktor yang paling berpengaruh sehingga blog saya terabaikan begini adalah rasa malas yang begitu besar.
   Memang sulit menghadapi virus yang satu itu. Karena, virus itu datangnya dari diri kita sendiri. Namun, berbekal keinginan keras untuk menjadi seorang penulis, di awal tahun 2015 ini, saya ingin melawan rasa malas itu. Saya akan jadikan blog ini semacam catatan harian saya. Menuliskan segala hal yang saya lakukan dan saya inginkan.
   Semoga, tahun ini, tidak ada hal-hal yang akan membuat saya mengabaikan blog ini lagi. Sekalipun ada seribu alasan yang akan membuat saya malas, saya akan tetap mengingat satu alasan yang mengharuskan saya untuk tetap menulis. Yaitu, mimpi besar untuk menjadi seorang penulis.   

up